Beranda Kab. Ketapang Awak Media Dilarang Liput Kedatangan Ratusan Jamaah Haji Di Area ‎Air Side ‎‎Bandara...

Awak Media Dilarang Liput Kedatangan Ratusan Jamaah Haji Di Area ‎Air Side ‎‎Bandara Rahadi Oesman ‎

262
Para jamaah haji saat sampai dan turun dari pesawat di area air side bandara Rahadi Oesman Ketapang.

KALBAR.KABARDAERAH.COM, KETAPANG – Kasus pelarangan peliputan terhadap wartawan kembali lagi terjadi di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Kali ini sejumlah awak media yang hendak melakukan peliputan kedatangan para jamaah haji di Bandara Rahadi Oesman Ketapang dilarang oleh petugas bandara melakukan peliputan.

Saat dikonfirmasi,Jhon satu diantara awak media elektronik yang dilarang melakukan peliputan kedatangan jamaah haji mengaku kalau larangan tersebut terjadi ketika dirinya beserta beberapa wartawan lainnya hendak melakukan peliputan terhadap kedatangan jamaah haji di Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Rabu, (12/9/2018) pagi.‎ 

“Biasanya kita bisa masuk ke dalam melakukan peliputan, tapi kali ini kita dilarang dengan alasan harus lapor dan pakai pass bandara,” ungkapnya kesal.

 
Baca juga: Polisi Diduga Larang Wartawan Liput Aksi Unjuk Rasa ‎

Menurutnya kalau memang ada aturan seperti itu, tentu pihaknya akan mengikuti aturan yang berlaku. Namun tentunya kondisi ini harus disampaikan atau disosialisasikan terlebih dahulu agar tidak terjadi miss komunikasi.

“Karena biasanya tak ada aturan seperti itu makanya kita coba melakukan peliputan, sebab jangankan wartawan masyarakat saja biasanya masih bebas berkendara di dalam area landing pesawat. Kita tidak masalah mau gunakan pass bandara asal diarahkan dan tidak main usir seperti itu,” ketusnya.

Apalagi katanya kedatangan dirinya dan beberapa awak media lain hendak mengabadikan kedatangan ratusan jamaah haji yang baru datang dari tanah suci. Yang mana diharapkan dengan diberitakan kedatangan jamaah haji, pihak keluarga yang tidak bisa datang menjemput bisa menonton maupun membaca di media massa.

Ia berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Apalagi ia mengaku bukan baru pertama kali meliput. “Kita sudah sampaikan maksud dan tujuan, asal media dan menunjukkan I’d card pers tapi masih saja dilarang,” tegasnya. 

Kepala Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Suhardoyo ketika dimintai tanggapan oleh awak media melalui pesan Whatsapp-nya terkait adanya pelarangan wartawan melakukan peliputan oleh pihaknya di bandara. Hanya bisa mengarahkan agar awak media melakukan peliputan di masjid agung al-ikhlas yang menjadi tempat berkumpulnya para jamaah haji asal Ketapang.

“Karena yang masuk ke air side memang kita batasi, tolong dipahami ya, saya juga lagi rapat di jakarta,” ungkap Suhardoyo.‎

Selain membatasi yang masuk ke air side, Suhardoyo mengaku kalau sudah ada pihak yang mengambil gambar kedatangan jamaah haji, yakni dari pihak Kominfo Ketapang. Hingga dirinya mengarahkan awak media untuk meminta gambar ke pihak Kominfo Ketapang.
(AgsH)