Beranda Kab. Ketapang Sebanyak 63 Orang Ikuti Bimtek Penyuluh Pertanian Dapat Arahan Dari Bupati‎

Sebanyak 63 Orang Ikuti Bimtek Penyuluh Pertanian Dapat Arahan Dari Bupati‎

54
Bupati Ketapang Martin Rantan SH M Sos didampingi Kadis DPPP Ir L Sikat Gudag mengalungkan tanda kepesertaan PPL yang mengikuti Bimtek.
KALBAR.KABARDAERAH.COM, KETAPANG – Sebanyak 63 orang peserta utusan Balai Penyuluh Pertanian se Kabupaten Ketapang, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) ‎di aula kantor Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Ketapang, Senin (6/8/2018).
 
Para peserta dalam mengikuti Bimtek tersebut ‎mendapat arahan motivasi dari Bupati Martin Rantan SH M Sos tentang pentingnya pemahaman Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang yang telah ditetapkan menjadi RPJMD yang menjadi rambu-rambu kebijakkan pembangunan Pemerintah.‎
“Penyuluh dituntut untuk mampu menggerakan masyarakat dalam pembangunan pertanian yang berkelanjutan,” kata Martin Rantan ketika menyampaikan sambutan.‎

Menurutnya peningkatan tenaga penyuluh pertanian peternakan dan perkebunan adalah upaya bimbingan teknis pembinaan dan pembekalan bagi penyuluh pertanian peternakan dan perkebunan guna meningkatkan kualitas sumber daya tenaga penyuluh.

Hal ini dilakukan dalam rangka menindak lanjuti Visi Misi Pemerintah Kabupaten Ketapang yaitu meningkatkan perekonomian masyarakat yang berkualitas dan undang undang nomor 16 tahun 2006 tentang sistem penyuluhan pertanian.
Bahwa untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas handal serta berkemampuan manegerial kewirausahaan dan bisnis oleh karena itu diperlukan peningkatan kapasitas tenaga peyuluh.
“Penyuluh sebagai salah satu aparat pemerintah yang bertugas di desa sebagai ujung tombak pembangunan dalam menjalankan tugas pokoknya untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan, merubah sikap dalam berusaha tani yang lebih baik sangat diperlukan informasi dan pemahaman program yang akan dilaksanakan,” ungkap Bupati.‎

Lebih lanjut menurutnya, penyuluh pertanian sebagai bagian integral pembangunan pertanian merupakan salah satu upaya pemberdayaan petani dan pelaku usaha petanian lain untuk dapat meningkatkan produktifitas pendapatan dan kesejahteraannya.

“Penyuluh pertanian dapat mengakomodasikan aspirasi dan peran aktif petani dan pelaku usaha petanian melalui pendekatan partisipasif,” terangnya.

Pengembangan pertanian di masa mendatang perlu memberikan perhatian khusus terhadap penyuluh pertanian. Karena penyuluh pertanian merupakan salah satu kegiatan yang strategis dalam upaya mencapai tujuan pembangunan pertanian.

Bupati berharap melalui kegiatan penyuluhan para petani dapat ditingkatkan kemampuan dalam mengelola usaha taninya dengan produktif efisien dan menguntungkan sehingga petani dan keluarggnya dapat meningkatkan kesejahteraannya yang merupakan tujuan utama pembangunan pertanian.
 
(AgsH)‎